Kawasan Minapolitan Badug di Kabupaten Nganjuk

Kawasan Minapolitan Badug di Kabupaten Nganjuk
Ibu-ibu menjadi aktor utama penggerak ekonomi di kawasan Minapolitan di Bendungan Badug. Basis bank protein dari daratan ini memiliki konsep pengembangan ekonomi kawasan berbasis komoditas unggulan dari hulu ke hilir. Model yang tepat sebagai pola pengembangan ekonomi masyarakat pedesaan daratan rendah.

21 Agu 2016

PIMNAS 29 di IPB

        
Tanggal 13 Augustus kemarin penulis Baru saja di delegasikan untuk mewakili brawijaya pada ajang bergengsi pimnas 29 di IPB Bogor. Pimnas merupakan sebuah ajang bergengsi yang konon katanya sanggup meningkatkan level universitas yang menjadi juara umum di ajang ini. Tahapan pimnas sebenarnya di awali Dari tahap pkm. Pkm adalah program kreatifitas mahasiswa, dimana mahasiswi-mahasiswa Dari seluruh universitas negeri Dan swasta mengirimkan ice mereka dalam wujud proposal secara berkelompok. Tentunya kelompok pkm yang dipilih adalah mereka yang merupakan mahasiswa satu universitas Dan diperbolehkan until membentuk gabungan Dari berbagai fakultas. Proposal pkm yang di buat kemudian di unggah. Jika lolos maka suatu kelompok akan melewati 3 tahap untuk mencapai tahap pimnas, itupun kalau tidak gugur dalam tiap seleksinya.
         Tiga tahapan selanjutnya adalah lolos pendanaan, lolos monev dikti Dan lolos pimnas. Masing -masing tahapan memakan waktu cukup panjang. Pengalaman penulis Dari tahap pkm hingga pimnas di butuhkan waktu selama setahun (jangan kaget ya). Sebenarnya ajang kompetisi INI sama seperti lomba esay lainya, namun kompetisi INI memiliki prestis besar karena dinaungi langsung oleh kemenristek dikti. Alhasil kebersahasilan dalam pimnas dijamin dapat meningkatkan great universitas tertentu.
Melihat prestis yang begitu kuat, pasti banyak yang bertanya mengenai kenapa Dan bagaimana pimnas diciptakan? Sekadar infomasi yang di dapat Dari paparan buku panduan pimnas 29 (2016) kemarin di IPB, awalnya pimnas dibentuk dengan visi "memperkaya wawasan Serta pengembangan ide antar mahasiswa seluruh indonesia". Sejak 1988 pimnas awal mulanya dinamai LKTI (lomba karya tulis iliah)Dan LKIP (lomba Karya Inovasi Prodak ) Dan telah diselenggarakan di 29 universitas Negri maupun swasta selama 29 tahun.  LKTI Dan LKIP pada masanya lebih dikenal sebagai LKTM yang kemudian berubah menjadi PIMNAS pada 1990 yang di selenggarakan di IPB. PIMNAS inilah yang kemudian sangat mempengaruhi citra universitas karena ada harapan yang bisa dihasilkan Dari penyelenggaraan PIMNAS yakni untuk mencapai kesejahteraan Dan lahirnya ide dan gagasan bagi pembangunan bangsa(penulispun berharap begitu).
         Juara Umum yang mampu bertahan hingga telah menjadi yang kelima adalah universitas brawijaya. Universitas yang berada di Malang Ini benar-benar memiliki kemampuan yang istimewa. Harapannya semoga pimnas 29 mampu melahirkan bibit unggul pembangunan bangsa seperti halnya dr. Gamal. Akan tetapi, bukan berarti hanya PIMNAS yang mampu melahirkan manusia yang memiliki pikiran maju, Dari ajang-ajang bergengsi lainnya juga mampu muncul orang-orang hebat. Tentunya harapan ini memerlukan praktek yang lebih nyata dari para mahasiswa untuk mengabdi kepada bangsa bukan untuk menyejahterakan kantong dan perut pribadi.
         Ya Itulah hakikat mahasiswa sebenarnya yaitu untuk memanusiakan manusia agar bangsa Indonesia menjadi bangsa yang bermartabat. Selamat ya Universitas Brawijaya Bangsa penulis menjadi satu bagian perjuanganmu.

0 comments:

Posting Komentar

Share on

Twitter Linkedin Instagram Facebook

Find Me